Selasa, 28 September 2010

Rahasia Dari Sarang Lebah


RAHASIA DARI SARANG LEBAH
Dalam kitab Suci Alqur’an surat An-Nahl ayat  68-69, menyebut madu sebagai obat yang menyembuhkan manusia.
Cendikiawan muslim, Harun Yahya menerjemahkan ayat itu lewat penelitian yang dilakukannya, bahwa lebah tidak hanya menghasilkan madu tetapi juga getah yang punya nama beken : PROPOLIS.

Terdapat 8 produk komersial dari lebah yaitu Madu, Nambur Madu, Racun lebah alias sengat lebah, Lilin, Propolis, Royal Jelly, Polen dan Bee Bread-campuran madu dan polen.

Propolis dihasilkan lebah sebagai pembalsaman benda asing yang masuk ke dalam sarang sekaligus dipakai untuk menambal retakan pada sarang. Pada sarang lebah, Propolis kerap ditemukan di kayu penutup sarang. Warnanya kehitaman.
Propolis merupakan campuran getah tanaman seperti pinus dan akasia plus cairan khusus yang dikeluarkan lebah. Menurut Ir H Bambang Soekartiko, Ketua asosiasi Perlebahan Indonesia, kualitas propolis antara lain tergantung pada sumber tenaman penghasil getah. Seperti Poplar Populus sp, Baccharis dracunculifolia.
Tanaman-tanman itu mempunyai kandungan bioflavonoid tinggi. Flavonoid berperan sebagai antioksidan. Riset juga menunjukan propolis bersifat antibakteri, anticendawan dan anti virus. Pantas banyak penyakit bias disembuhkan dengan konsumsi propolis, seperti diabetes mellitus, stroke, hepatitis, kanker,hipertensi,tuberculosis,batu ginjal dan HIV/AIDS.
Jika lebah memanfaatkan propolis hanya sekedar menambal sarang, tapi bagi manusia proplis adalah sebagai penyambung nyawa.

Sejarah menunjukan manfaat Propolis digunakan dalam berbagai medan antara lain :
PERANG : Ketika perang Boer di Afrika Selatan (1888-1902) berkecamuk,
         Propolis berkasiat sebagai antibiotik. Perang itu merupakan perlawanan kemerdekaan kaum Boer terhadap penjajahan Ingris.Propolis dicampur dengan minyak jeli dan dioleskan pada luka untuk mencegah terjadinya infeksi. Cara itu terbukti ampuh dan efektif melawan bakteri yang resisten terhadap beberapa antibiotik seperti penicillin,ampicilin,methicillin dan streptomycin.

LUKA    : Propolis sudah digunakan sejak zaman purba, Bapak kedokteran Hipokrates menganjurkan konsumsi propolis sebagai obat untuk meningkatkan kualitas kesehatan.Pada era itu propolis digunakan mengatasi beragam gangguan kesehatan seperti mag, luka, borok dan bisul, propolis mempercepat pengeringan luka.

PLESTER : Obat luka tak kunjung sembuh? Pada zaman Aristoteles  obat luka tak kunjung sembuh adalah propolis. Propolis dimasa itu dimanfaatkan sebagai perekat plester untuk menutup luka. Selain itu propolis juga digunakan untuk mengatasi bengkak, gangguan pencernaan dan hati. Aristoteles menulis dalam buku berjudul HISTORIA ANIMALIUM
. e













Tidak ada komentar:

Posting Komentar